Sixpack akan terlihat jika kita bodyfat setidaknya 10% kebawah, sixpack kuat kaitannya dengan bodyfat.
Rectus abdominal itu sebenarnya sudah dimiliki siapapun, itulah sebabnya kuli-kuli yg kurus walaupun tidak pernah latian perut bisa memiliki perut sixpack,karena bodyfatnya rendah.
Cara kurangi bodyfat adalah pengaturan pola makan dan komposisinya ,umumnya disebut diet. Serta penambahan latian jenis cardiovaskular(cardio training) yg menggunakan lemak relatif lebih banyak dibanding latihan beban.
1. Makan 6 kali sehari
Maksud “Makan 6 kali sehari” disini yaitu memperbanyak jadwal makan yang biasa dilakukan 3 kali sehari menjadi 6 kali sehari dengan mengurangi porsi makan. Bagilah porsi makan menjadi beberapa camilan. Dan jangan lupa jaga keseimbangan energi. Berapa kalori yang dibakar oleh tubuh dan berapa kalori yang diterima tubuh. Jika keseimbangan energi berhasil dilakukan dan tidak mengalami defisit atau surplus antara 300-500 kalori setiap jam, kemungkinan besar lemak ditubuh dapat terkikis dan dapat membangun otot.
Hindari makanan2 yg mengandung Trans Fat, yaitu itu seperti nugget dan sosis, makanan2 yg dimasak pake mentega & margarine, mentega & margarine, fast food, oreo, cookies, cake tart, dll. Intinya, semua makanan yang nikmat.
2. Minum Jus
Jus dapat menggantikan makanan besar. Selain rasanya enak, jus juga membuat tubuh menjadi sehat. Jus dapat dicampurkan dengan yoghurt. Pernah dilaporkan pria yang makan yoghurt rendah lemak 3 kali sehari mengalami penyusutan 61 persen lemak tubuh dan 81 persen lemak perut dalam 12 minggu. Segelas jus dapat mengisi seluruh ruang perut. Minumlah 2.5 liter jus, jadikan makanan pengganti.
3. Minum Air
Minum 8-10 gelas per hari memberi banyak keuntungan. Selain menggantikan cairan tubuh yang hilang, air dapat membuang sisa pemrosesan protein atau pemecahan lemak, dan juga mengangkat nutrisi ke otot dan melancarkan metabolisme. Air ini juga membantu mengurangi rasa lapar -seringkali rasa lapar hanyalah sinyal rasa haus. Air yang boleh diminum tidak hanya air putih saja. Pilihlah susu rendah lemak, teh hijau dan hindari minuman beralkohol. Minuman beralkohol dapat menurunkan kemampuan tubuh membakar lemak sampai 36 persen, memperbanyak penimbunan lemak dari makanan, menghentikan produksi hormon testosterone dan hormon pertumbuhan tubuh(kedua zat ini berguna untuk membakar lemak dan membangun otot), selain itu minuman beralkohol dapat merusak organ-organ dalam.
4. Pilihlah Makanan Yang Mendukung
Yups, makanlah makanan yang mendukung untuk membangun otot. Contohnya polong-polongan, kacang, dan telur.
* Polong-polongan (Kacang kedelai, kacang merah, kacang polong, kacang hijau)
Keunggulan: membangun otot, membantu membakar lemak, melancarkan pencernaan
Mengandung: serat, protein, asam folat, besi
Melawan: kanker kolon, penyakit jantung, hipertensi
Contoh: tahu, tempe
* Kacang (makan dengan kulit arinya)
Keunggulan: membangun otot, melawan rasa lapar
Mengandung: protein, lemak tidak jenuh tunggal, vitamin E, asam folat, serat, magnesium, fosfor
Melawan: penyakit jantung, kehilangan otot, kanker
Contoh: biji semangka (kuaci), alpukat (kacang goreng dan kacang yang telah diolah menjadi asin(kadar garam tinggi) sebaiknya dihindari)
* Telur (putih telur)
Keunggulan: membangun otot, membakar lemak
Mengandung: protein, vitamin A, dan B12
Melawan: obesitas
5. Olahraga berupa latihan beban dan cardio
Selain olahraga sangat penting untuk kebugaran, olahraga juga dapat membakar lemak yang ada dalam tubuh kita. Lakukanlah olahraga minimal setengah jam dan fokuskan pada bagian perut seperti melakukan sit up.
6. Berhenti Berhitung
Menhitung kalori memang terbukti menyusutkan bobot, tetapi pekerjaan ini bisa menganggu konsentrasi dan motivasi Anda. Lebih baik Anda menggunakan waktu untuk abs diet powerfoods, yang menjadikan diet six pack itu ini begitu hebat.
7. Sekali seminggu, lupakan diet
Ini bagian yang paling menyenangkan dalam tips ini. pilihlah satu hari dari seminggu untuk dijadikan hari untuk tidak diet. Jika melakukan diet seminggu penuh, dapat kita bayangkan betapa buruknya hidup kita membiarkan makanan enak diluar sana. Makanlah sesuka hati Anda pada hari yang ditetapkan (soto, jeroan, keju).
8. Pemulihan
Ini maksudnya istirahat yg cukup untuk pemulihan otot. Tidur juga termasuk. Usahakan tidur 7-8 jamsehari. Kalo tidak bisa, ambil beberapa tidur siang (napping) yg masing2nya sekitar 30 menit. Ingat, otot tidak dibentuk waktu kita latihan, tapi waktu kita istirahat untuk pemulihan. Waktu latihan, kita justru "menghancurkan" otot kita. Waktu kita istirahat untuk pemulihan, itulah waktunya otot dibentuk.
Ibaratnya tubuh kita itu sebuah rumah kecil, kalo mau punya otot yg lebih besar (rumah yg lebih besar), maka rumah itu harus dihancurkan dulu, lalu ada para tukang konstruksi yg akan membangun rumah itu kembali ke bentuk yg lebih besar. Dan terus begitu kalo kita mau otot yg lebih besar lagi. Proses analoginya sama persis.
9. Supplement
Kalo point 1-8 diatas sudah terpenuhi, baru supplement bakal berefek. Kalo point-point diatas belum benar, tidak ada gunanya memakai supplement, tidak bakal kelihatan hasilnya. Seperti artinya sendiri, Supplement artinya adalah pelengkap. Jadi, jangan jadikan itu sebagai senjata utama. Ingat, PELENGKAP!
10. Lakukan HIIT. HIIT itu singkatan dari High Intensity Interval Training. Itu system cardio yg diambil dari gaya pelari marathon. Selama ini cardio yg paling terkenal adalah system steady-state cardio dan jogging adalah salah satu contohnya. Steady-state cardio itu maksudnya lo bergerak secara stabil dan monoton untuk jangka waktu tertentu (steady).
Ada beberapa kekurangan dari steady-state cardio:
1. Memang membakar lemak, tapi terlalu lama, karena efeknya biasanya baru mulai setelah 30 menit. Jadi, untuk orang yg tidak punya banyak waktu & sibuk, ini pilihan yg jelek.
2. Steady-state cardio selain membakar lemak, tapi juga membakar otot. Makanya ini merugikan buat orang2 biasa yg udah berusaha membentuk otot, tapi malah terbakar juga ototnya seiringan pembakaran lemak. Makanya anda tidak bakal pernah liat pelari Marathon yg badannya kekar dan besar. Rata-rata semuanya langsing.
3. Steady-state cardio itu membosankan karena butuh waktu lama kita cuma berlari santai. Ini bikin orang hilang motivasi.
4. Harus dilakukan sesering mungkin kalo mau mendapetkan hasil terbaiknya.
5. Begitu selesai cardio, proses pembakaran lemaknya selesai.
Ada juga keuntungan dari steady-state cardio:
1. Sepanjang latihan kita memang membakar lemak.
2. Intensitasnya cukup rendah, jadi kita tidak bakal penuh penderitaan meskipun harus steady-state cardio setiap hari.
HIIT itu sendiri adalah system cardio baru yg mengikuti gaya atlit lari Sprinter.
Keuntungan dari HIIT:
1. Tidak membakar otot. HIIT tidak membakar lemak, tapi membakar karbohidrat dalam tubuh kita (glycogen) sampe habis. Makanya kita lihat sendiri semua atlit lari Sprint badannya kekar berotot.
2. Waktunya singkat, kadang cuma 15 menit. Cocok buat orang2 sibuk dan tidak suka buang2 waktu.
3. Intensitasnya yg tinggi bikin kita harus fokus penuh dan tidak punya waktu untuk merasa bosan bahkan sejenak pun.
4. Proses pembakaran lemaknya berlangsung sampai 18jam setelah selesai HIIT. Ini karena HIIT membakar sumber energi utama kita, yaitu glycogen (karbohidrat), jadi untuk mengisi kembali jumlah glycogennya itu, tubuh kita akan menggunakan lemak sepanjang waktu sampai glycogen itu terisi penuh kembali.
5. Gerakannya yg meledak2 akan membentuk otot explosif, yaitu serabut otot type IIB.
Kekurangan dari HIIT:
1. Tidak gampang, karena butuh konsentrasi & fokus yg tinggi.
2. Gerakannya yg explosif bisa menyebabkan cedera buat orang yg belum pengalaman dan kurang warmup.
3. Intensitasnya terlalu tinggi, jadi tidak bisa dilakukan sering2. 3x perminggu udah max untuk orang biasa. 4x perminggu kalo sudah advance. Atlit tidak bisa lebih dari 5x/minggu.
4. Tidak cocok untuk binaragawan yg berkompetisi karena HIIT akan menyebabkan otot kita jadi rata (tidak terlalu menggelembung). Otot jadi menggelembung karena penuh dengan kadar glycogen. Berhubung HIIT menghabiskan glycogen.. ya otot kita jadi agak rata.

